April 28

Susu Punya Cerita

Jakarta punya Monas, Semarang punya Tugu Muda, Yogyakarta punya Tugu Jogja, Surabaya punya Tugu Pahlawan. Wow luar biasa kota-kota besar tersebut menyajikan genggaman sejarah yang erat dipadukan dengan monumen ikonik yang berdiri gagah. Sebuah refleksi ringan yang mengingatkan kita bahwa untuk menjadi besar ternyata ada gerbong sejarah panjang yang membersamainya.

Kemudian setelah berpetualang menjelajah kota-kota besar tersebut rasanya tak lengkap tanpa bercakap sedikit tentang sebuah kabupaten kecil tempat kelahiran saya. Mungkin terdengar samar bahkan serasa asing bagi kalian yang baru pertama kali mendengar, namun akan menjadi begitu kental ketika kalian sudi untuk sejenak mampir (read:singgah) menikmati setiap jengkal kesederhanaan yang disajikan. Ya setidaknya itulah yang saya rasakan, ketika kaki ini terus melangkah memulai suatu perjalanan di sela-sela jari saya selalu terbesit keinginan untuk lagi, lagi, lagi, dan kembali.

Nah… kabupaten kecil itu bernama Boyolali yang merupakan bagian dari Provinsi Jawa Tengah. Luas wilayahnya hanya sebesar 1015, 10 km2 dari total keseluruhan luas wilayah Indonesia yang mencapai 1.904.569 km2. Namun tak usah berkecil hati karena setidaknya kabupaten kita masih lebih luas dari total luas negara Singapura yaitu sekitar 716 km2. Kabupaten ini berslogan Boyolali tersenyum yang seharusnya menggambarkan karakteristik masyarakatnya. Jadi, ketika kalian melihat orang Boyolali tetapi menampakkan raut wajah yang murung cenderung menjengkelkan artinya orang tersebut sudah kehilangan jatidirinya sebagai orang Boyolali. Untuk itu saya berpesan kepada teman-teman ketika kalian melihat raut wajah saya yang tidak mengenakkan tolong diingatkan ya, agar saya bisa kembali ke jatidiri saya yang semula sebagai wong mbolali (read: orang Boyolali) tercinta yang selalu tersenyum hehehe.

Ketika berbicara tentang Boyolali jelas saya tidak akan bercerita terkait monumen tugu ikonik seperti di awal tadi, karena ada yang lebih memincut hati saya untuk diceritakan pada saat ini. Lalu apa yang sebenarnya mau diceritakan terkait Boyolali. Mungkin teman-teman bisa bantu menjawab? Hayo mau request apa terkait kabupaten kita tercinta ini? Atau apa yang bikin kalian bangga jadi orang Boyolali? Ketika pertanyaan ini balik lagi ke saya, maka dengan lantang saya katakan bahwa pertama kali yang membuat saya jatuh cinta disini adalah tentang keramah-tamahan orang-orangnya. Yaaa Boyolali memang sederhana, tetapi justru kesederhanaan inilah yang menanamkan nilai-nilai kejujuran tanpa kepalsuan.

Kalau dibilang sejuk, Boyolali sangat sejuk menurut saya. Suhu rata-rata di Boyolali berkisar di angka 27,5 C, selain itu pemandangannya juga menyejukkan batin dimana Boyolali dianugerahi kenampakan alam yang luar biasa indah dari Sang Maha Pencipta, seperti Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Objek Wisata Bukit Gancik, New Selo, Obyek Wisata Alam Sutera, Waduk Kedungombo, Waduk Bade, dan masih banyak lagi. Wow menakjubkan bukan, ayo segera susun jadwal tandai Kabupaten Boyolali sebagai destinasi wisata selanjutnya. Jangan lupa ajak saya juga yaaa hehehe.

Selain itu Boyolali terkenal sebagai kota susu. Lah kok bisa? Jawabannya, karena sapi perah disini berukuran raksasa maka tentu saja sebanding dengan produksi susu yang dihasilkan. Tidak percaya? Lihat saja gambar diatas ya kira-kira sebesar itulah sapi-sapi di Boyolali. Nah sekarang tahu kan rahasianya kenapa Boyolali dijuluki sebagai kota susu.

Ssssttttttt… tunggu dulu jangan dianggap serius lho ya terkait gambar sapi diatas. Perlu teman-teman ketahui bahwa gambar tersebut merupakan patung sapi yang terletak di tengah-tengah kompleks Kantor Bupati Boyolali. Patung sapi tersebut seakan ingin bercerita kepada kita bahwa disini banyak banyak sapi-sapi perah yang dikembang-biakkan sebagai penghasil susu di Boyolali. Jadi perlu diluruskan ya, bukan karena ukuran sapinya yang berukuran raksasa tapi karena memang produksi susu sapinya yang besar sehingga Boyolali dijuluki sebagai kota susu. Ayo siapa yang belum pernah ke Boyolali buruan kesini nanti tak jajakke (saya traktir) susu segar asli Boyolali dijamin bisa bikin kamu tersenyum. Apalagi klo minumnya sama aku hehehe…

Rujukan:

BPS Kabupaten Boyolali. (2017). Kabupaten Boyolali dalam Angka 2017. Boyolali: BPS Kabupaten Boyolali.

http://pssat.ugm.ac.id/id/southeast-asian-countries/

https://tempatwisataseru.com/wisata-boyolali/

http://www.sinonimkata.com/sinonim-146719-besar.html



Copyright 2019. All rights reserved.

Posted April 28, 2018 by yanuar.tia.s in category "Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *